Friday, 21 March 2014

Mengenai Teknik Geodesi dan Geomatika UGM

Sebagai mahasiswa yang sudah 'cukup' berumur (Semester 6), ada keinginan bagi saya untuk membagikan sedikit informasi mengenai kampus saya yang tercinta, Teknik Geodesi dan Geomatika UGM kepada khalayak ramai khususnya adik-adik kelas 3 SMA yang akan melanjutkan studi sarjana. Memang tulisan ini mestinya saya post ketika saya masih studi di tahun pertama namun dikarenakan kesibukan yang cukup padat (karena saya mengikuti UKM Marching Band, BEM Fakultas Teknik, serta Keluarga Mahasiswa Teknik Geodesi) akhirnya mungkin sekaranglah waktunya. Better Late than Never... Well, have a good read on my post below..



Jurusan Teknik Geodesi dan Geomatika Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) merupakan salah satu dari delapan jurusan yang ada di lingkungan FT UGM selain jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan, Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Teknik Kimia, Teknik Mesin dan Industri, Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Teknik Geologi serta Teknik Fisika dan Teknik Nuklir. Saat ini tercatat ada 35 orang dosen yang menjadi staff pendidik di jurusan ini, dengan perincinannya 13 orang Doktor (S3), 21 orang Magister (S2), dan 1 orang berpendidikan Sarjana (S1). Ada 7 orang yang sedang mengikuti program doktorat (S3) di dalam maupun luar negeri.

Pada Kurikulum 2011, terdapat 73 mata kuliah yang ditawarkan untuk mahasiswa terdiri dari 51 mata kuliah wajib sebesar 125 Satuan Kredit Semester (SKS) dan 22 mata kuliah pilihan sebesar 50 SKS. Untuk lulus S1 dari jurusan ini, jumlah SKS yang harus ditempuh minimal 144 SKS yang terdiri atas 51 mata kuliah wajib sebanyak 125 SKS dan mata kuliah pilihan sebanyak 19 SKS dengan masa studi normal 8 semester (4 tahun) dan paling lama 14 semester (lewat dari itu akan dikembalikan ke orang tua).

Seorang calon Geodet (sebutan untuk ahli teknik Geodesi) minimal menguasai perhitungan matematika dan analisis, teknologi komputer dan informasi serta bahasa inggris. Ketiga bidang tersebut akan sangat berguna selama masa studi dan masa kerja nanti. Berikut saya tuliskan pembagian mata kuliah tiap semesternya dan untuk lebih rincinya setiap mata kuliah akan saya jelaskan di postingan selanjutnya.

Semester 1 (Paket)
1. Pendidikan Nilai-nilai Pancasila
2. Kalkulus I
3. Geologi
4. Aljabar Linear
5. Ilmu Ukur Tanah
6. Pengantar Geodesi dan Geomatika
7. Hukum Agraria
8. Bahasa Inggris
9. Statistik dan Teori Kesalahan

Semester 2 (Paket)
1. Pendidikan Kewarganegaraan
2. Kalkulus II
3. Fisika Dasar
4. Hitung Perataan
5. Survei Topografi
6. Pemrograman Komputer
7. Kartografi I
8. Pendaftaran Tanah

Semester 3
1. Survei Digital
2. Matematika Geodesi
3. Fotogrametri I
4. Sistem dan Transformasi Koordinat
5. Sistem Basis Data
6. Komputer Grafik
7. Pengelolaan SDA dan Lingkungan
8. Oseanografi Fisis

Semester 4
1. Fotogrametri II
2. Sistem Acuan Geodesi
3. Penginderaan Jauh
4. Survei Rekayasa
5. Geodesi Satelit
6. Sistem Informasi Geografik
7. Kartografi II

Semester 5
1. Survei GNSS
2. Pengolahan Citra Digital
3. Proyeksi Peta
4. Penilaian Tanah dan Properti
5. Survei Hidrografi
6. Geodesi Fisis
7. Kemah Kerja

Semester 6
1. Pendidikan Agama
2. Filsafat dan Penciptaan Ilmu
3. Jaring Kontrol Geodesi
4. Model Terrain Digital
5. Survei Kadastral
6. Manajemen dan Kewirausahaan
7. Mata kuliah Pilihan

Semester 7
1. Manajemen Informasi Pertanahan
2. Metodologi Penelitian
3. Penetapan dan Penegasan Batas Wilayah
4. Mata kuliah Pilihan

Semester 8
1. Kuliah Kerja Nyata (KKN)
2. Skripsi
3. Etika Teknik

Mata Kuliah Pilihan Semester Gasal
1. Survei Rekayasa Laut
2. Sistem Informasi Geografik Terapan
3. Survei Deformasi
4. Pasang Surut Laut
5. Metode Survei Data Non Spasial
6. Kerja Praktek
7. Sistem Kadastral
8. Penginderaan Jauh Terapan
9. Fotogrametri Non Topografi
10. Survei Pertambangan
11. Basis Data Spasial

Mata Kuliah Pilihan Semester Genap 
1. Sistem Informasi Geografik Berbasis Internet
2. Hitung Perataan Terapan
3. Hukum Laut
4. Pengelolaan Wilayah Pesisir
5. Survei Rute
6. Struktur Data Spasial
7. Tata Guna Tanah
8. Penginderaan Jauh Sensor Aktif
9. Hukum Perburuhan
10. GNSS Terapan
11. Perencanaan Wilayah




Untuk akreditasi Jurusan Teknik Geodesi dan Geomatika pada tahun 2013 lalu hingga 4 tahun kedepan adalah A. Saya secara pribadi sangat bangga bisa kuliah di jurusan ini karena memang saya begitu menyukai tantangan di alam sana dan saya bermimpi bisa keliling dunia sebagai seorang Geodet suatu hari nanti yang mampu membantu menyelesaikan permasalahan di dunia. Astungkara :)

Semoga bermanfaat postingan kali ini terutama kepada calon-calon geodet muda yang sedang berjuang menghadapi SBMPTN di tahun 2014. Don't ever worry to dream..

sumber : buku panduan Akademik Teknik Geodesi dan Geomatika tahun 2011, Program S-1
info lebih lanjut kunjungi web kami Teknik Geodesi dan Geomatika UGM


Komposer Amatir

I love Music and Singing. Well, mungkin darah seninya jatuh dari paman saya yang malang melintang sebagai musisi handal di buleleng serta ibu saya sebagai penyanyi. But perhaps, I have to be worked hard if wanna be a great musician. Disamping kuliah jurusan teknik Geodesi UGM, saya senantiasa mengasah skill musik saya lewat UKM Marching Band UGM dan sekarang saya dipercaya sebagai pelatih disana sejak tahun lalu. Tak lupa juga jika ada tawaran menyanyi di jurusan ketika pelepasan wisudawan, pasti saya iyakan because those all are my lovable hobbies.

Nah, ini ada dua buah lagu yang saya compose ketika zaman SMA dulu. Yang satu berjudul Jingle Smansa (kebetulan ini saya ciptakan untuk sekolah saya dan terpilih untuk diputar di sekolah tiap pagi + digunakan untuk lomba arransemen antar kelas ketika ulang tahun sekolah hehe ^_^ ) dan lagu kedua adalah Saat Semua Bahagia (ini lagu untuk Ujian Praktik).

Check this amateur song that I'd been composed


Jingle Smansa
 by Adhiwangsa

Kemegahan gedungmu membuatku terpesona
Keagungan namamu menarik hatiku

Oh Smansa...sekolahku tercinta
Aku bangga bisa jadi bagian dari dirimu
Oh Smansa...sekolahku tersayang
Raihlah semua prestasi dan tetap jayalah selalu  

Ketegasan gayamu meluluhkan egoku
Ketulusan rupamu pacu semangatku 

Oh Smansa...sekolahku tercinta
Aku bangga bisa jadi bagian dari dirimu
Oh Smansa...sekolahku tersayang
Raihlah semua prestasi dan tetap jayalah selalu   

Keluhuran citamu bagaikan bintang
yang selalu menyinari langkah kakiku dalam setiap waktu

Maju-majulah Smansa ku 
Jayalah selalu di hatiku
Maju-majulah Smansa ku
Jayalah selalu di hatiku
Di hatiku....


Saat Semua Bahagia
by Adhiwangsa
 
Tanpa terasa perpisahan telah di depan mata
Sang waktu telah menjemput 'tuk akhiri segala canda tawa kita
Saat masih bersama semua

Tiba saatnya kita saling nemaafkan kesalahan 
yang telah kita perbuat 
yang mungkin membekas di hati
Maafkanlah semua
Semua..

Reff : Janganlah bersedih kawanku
Hapuslah air matamu
Karena kita kan berjumpa lagi
Di akhir nanti saat semua bahagia

Bersatulah kawan semua
Gapailah mimpi dan asa

Ini adalah video rekaman ketika kita dinilai oleh bapak guru dalam ujian praktik

Thanks for listening and watching these very ordinary song :)
Hope you enjoyed them    

Bocah Perkasa

Saya menemukan sebuah artikel menarik yang begitu menyentuh hati serta menohok wajah para manusia dewasa di segala penjuru dunia. Bukan dengan kekerasan tentunya, namun hanya dengan beberapa untaian kalimat yang terlontar dari seorang anak berusia 12 tahun, sanggup membuat orang dewasa patut menunduk malu bahkan ketua PBB pun dibuat seakan tak berdaya untuk adu argumen dengan anak tersebut karena memang kenyataannya, kita sebagai orang dewasa yang kebanyakan telah berpendidikan tinggi namun melupakan hal yang begitu esensial dalam menjaga lingkungan. Mari disimak kisah nyata aksi heroik dari seorang anak kecil di hadapan petinggi-petinggi negara.   

Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yg bernama Severn Suzuki,
seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental
Children’s Organization ( ECO ).

ECO sendiri adalah sebuah kelompok kecil anak yg mendedikasikan diri
untuk belajar dan mengajarkan pada anak” lain mengenai masalah
lingkungan.

Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB,
dimana pada saat itu Severn yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah
pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( dan membungkam ) beberapa
pemimpin dunia terkemuka.

Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga
bisa membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai
ruang sidang penuh dengan orang terkemuka yg berdiri dan memberikan
tepuk tangan yg meriah kepada anak berusia 12 tahun.

Inilah Isi pidato tersebut: (Sumber: The Collage Foundation)

 


Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O – Enviromental
Children Organization
Kami adalah ke lompok dari Kanada yg terdiri dari anak-anak berusia 12
dan 13 tahun, yang mencoba membuat perbedaan: Vanessa Suttie, Morga,
Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk
bisa datang kesini sejauh 6000 mil untuk memberitahukan pada anda
sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, hari ini di
sini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan
masa depan bagi diri saya saja.
Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum
atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi
semua generasi yg akan datang.
Saya berada disini mewakili anak-anak yg kelaparan di seluruh dunia
yang tangisannya tidak lagi terdengar.
Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang-binatang yang sekarat
yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan
habitatnya. Kami tidak boleh tidak di dengar.
Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena
berlubangnya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena
saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara.
Saya sering memancing di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa
tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan-ikannya penuh dengan kanker.
Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang-binatang dan tumbuhan satu
persatu mengalami kepunahan tiap harinya – hilang selamanya.
Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar
binatang-binatang liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan
burung dan kupu-kupu. Tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal-hal
tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.
Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah- masalah kecil ini
ketika anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang?
Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap
bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua
pemecahannya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki
semua pemecahannya. Tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa
anda sekalian juga sama seperti saya!
Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita.
Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai
asalnya.
Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang
telah punah.
Dan anda tidak dapat mengembalikan hutan-hutan seperti sediakala di
tempatnya, yang sekarang hanya berupa padang pasir. Jika anda tidak
tahu bagaima cara memperbaikinya. TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!
Disini anda adalah delegasi negara-negara anda. Pengusaha, anggota perhimpunan, wartawan atau politisi – tetapi sebenarnya anda adalah
ayah dan ibu, saudara laki-laki dan saudara perempuan, paman dan bibi
- dan anda semua adalah anak dari seseorang.
Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua
adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih
dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi
udara, air dan tanah di planet yang sama – perbatasan dan pemerintahan
tidak akan mengubah hal tersebut.
Saya hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita
semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu
untuk tujuan yang sama.
Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak
ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.
Di negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan. Kami
membeli sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang.
Walaupun begitu tetap saja negara-negara di Utara tidak akan berbagi
dengan mereka yang memerlukan.
Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk
kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.
Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan
dan papan yang berkecukupan – kami memiliki jam tangan, sepeda,
komputer dan perlengkapan televisi.
Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami
menghabiskan waktu dengan anak-anak yang hidup di jalanan. Dan salah
satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: ” Aku berharap aku
kaya, dan jika aku kaya, aku akan memberikan anak-anak jalanan
makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal, cinta dan kasih
sayang ” .
Jika seorang anak yang berada dijalanan dan tidak memiliki apapun,
bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih
begitu serakah?
Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak-anak tersebut berusia
sama dengan saya, bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan
yang begitu besar, bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari
anak-anak yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak
yang kelaparan di Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau
pengemis di India .
Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa jika semua
uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat
kemiskinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa
indah jadinya dunia ini.
Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak, anda mengajarkan kami untuk
berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan
orang lain, untuk mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang
kita timbulkan; untuk tidak menyakiti makhluk hidup lain, untuk
berbagi dan tidak tamak. Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang
anda ajarkan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut?
Jangan lupakan mengapa anda menghadiri konperensi ini, mengapa anda
melakukan hal ini – kami adalah anak-anak anda semua. Anda sekalianlah
yang memutuskan, dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua
seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak-anak mereka dengan
mengatakan, ” Semuanya akan baik-baik saja , ‘kami melakukan yang
terbaik yang dapat kami lakukan dan ini bukanlah akhir dari
segalanya.”
Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut
kepada kami lagi. Apakah kam i bahkan ada dalam daftar prioritas anda
semua? Ayah saya selalu berkata, “Kamu akan selalu dikenang karena
perbuatanmu, bukan oleh kata-katamu” .
Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari.
Kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami. Saya
menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata-kata tersebut.
Sekian dan terima kasih atas perhatiannya.

***********

Servern Cullis-Suzuki telah membungkam satu ruang sidang Konferensi
PBB, membungkam seluruh orang-orang penting dari seluruh dunia hanya
dengan pidatonya. Setelah pidatonya selesai serempak seluruh orang
yang hadir diruang pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan
yang meriah kepada anak berusia 12 tahun itu.
Dan setelah itu, ketua PBB mengatakan dalam pidatonya:
” Hari ini saya merasa sangatlah malu terhadap diri saya sendiri
karena saya baru saja disadarkan betapa pentingnya linkungan dan
isinya disekitar kita oleh anak yang hanya berusia 12 tahun, yang maju
berdiri di mimbar ini tanpa selembarpun naskah untuk berpidato.
Sedangkan saya maju membawa berlembar naskah yang telah dibuat oleh
asisten saya kemarin. Saya … tidak kita semua dikalahkan oleh anak
yang berusia 12 tahun “
———— ——— ——— ——— ——— ——– ——— ——

*Tolong sebarkan tulisan ini ke semua orang yang anda kenal, bukan
untuk mendapatkan nasib baik atau kesialan kalau tidak mengirimkan,
tapi mari kita bersama-sama membuka mata semua orang di dunia bahwa
bumi sekarang sedang dalam keadaan sekarat dan kitalah manusia yang
membuatnya seperti ini yang harus bertindak untuk mencegah kehancuran
dunia. "You are what you do, not what you say..."
*(Copyright from: Moe Joe Free)*
Berbagi Dalam Segala hal…

Wednesday, 19 March 2014

An Introduction of The Owner

Halo, Perkenalkan saya Made Ngurah Adhiwangsa Wigraha atau biasa dipanggil Adhiwangsa. Saat ini saya sedang menempuh pendidikan S1 di jurusan Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Saya berasal dari pulau seberang yakni pulau seribu pura yang terkenal dengan nama Pulau Bali. Saya bangga bisa menempuh studi disini dan melalui blog ini, saya mencoba berbagi apapun yang saya miliki dan semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Nantikan postingan saya selanjutnya. Terima Kasih... (^_^)
 
Hello, Well..please welcome me to this blog. My name's Made Ngurah Adhiwangsa Wigraha a.k.a Adhiwangsa. This time I've been pursuing my undergraduate degree in Geodetic Department of Gadjah Mada University in Yogyakarta. I come from Bali Island which is known as a beautiful island. I'm really proud being able to study here and through this blog, I'll try to share whatever that i have and hopefully it can be used to everyone who visit this ordinary blog. Please wait my newest entry soon. Thanks for your attention. (^_^)


Visit my facebook account https://www.facebook.com/adheewangza 
and if you don't mind, follow my twitter account https://twitter.com/adhiwangsa